Ekstrakurikuler

Ekstrakurikuler & Pengembangan Potensi Santri

Kegiatan ekstrakurikuler di PPI 24 Rancaekek menjadi bagian dari proses pembinaan karakter, minat, dan potensi santri di luar kegiatan pembelajaran utama.
Melalui berbagai aktivitas, santri didorong untuk tumbuh lebih disiplin, aktif, percaya diri, serta mampu bekerja sama dan mengembangkan kemampuan diri.

Selain kegiatan rutin, santri juga terlibat dalam berbagai kegiatan pengembangan keterampilan, kreativitas, akademik, dan kegiatan lintas sekolah sesuai kebutuhan dan momentum pembinaan.

Tahfidz Al-Qur’an

Program tahfidz menjadi salah satu kegiatan pembinaan yang membantu santri meningkatkan kedekatan dengan Al-Qur’an melalui kegiatan hafalan, murojaah, dan pembiasaan tilawah secara terarah.

Kegiatan ini tidak hanya melatih hafalan, tetapi juga membangun kedisiplinan, ketekunan, dan adab dalam belajar Al-Qur’an.

Beladiri Syufu Taesyukhan

Kegiatan beladiri menjadi sarana pembinaan fisik, mental, dan kedisiplinan santri.
Melalui latihan rutin, santri belajar tentang ketahanan diri, fokus, tanggung jawab, dan sportivitas.

Futsal

Kegiatan futsal menjadi ruang pengembangan kebugaran, kerja sama tim, dan semangat sportivitas santri.
Selain latihan rutin, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan membangun jiwa kompetitif yang positif.

Kegiatan Kreativitas & Pengembangan Diri

Selain kegiatan utama, santri juga terlibat dalam berbagai aktivitas pengembangan keterampilan dan kreativitas, seperti:

  • cooking class,
  • kegiatan jurnalistik,
  • karya dan kerajinan,
  • kegiatan akademik dan kompetisi,
  • kegiatan keorganisasian,
  • serta berbagai kegiatan pembinaan lintas sekolah dan kepesantrenan.

Berbagai kegiatan tersebut menjadi ruang belajar yang membantu santri memperoleh pengalaman, melatih tanggung jawab, dan mengembangkan potensi diri secara lebih luas.

Pembinaan Karakter & Kebersamaan

Kegiatan kebersamaan, pembinaan kepemimpinan, dan aktivitas luar ruang juga menjadi bagian dari proses pendidikan santri.
Melalui berbagai pengalaman tersebut, santri belajar tentang kemandirian, kepedulian, kerja sama, dan kehidupan bermasyarakat.